Unik Memikat Mata, Begini Tips Menyusun Batu Bata

Vitruvius dalam bukunya De Architectura menuturkan “pengetahuan membuat bangunan punyai 3 unsur penting, ialah kebolehan, memiliki fungsi, serta kemegahan.”

Ke-3 unsur ini gak bisa sama sama terlepas untuk terbentuknya kesempurnaan bangunan itu.

Tapi sesungguhnya, kemegahanlah yang kerap menjadi unggulan sewaktu orang pemula pertama memandang satu object.

Simak Juga : bata ringan

Ini yang berlangsung di kehidupan kekinian saat ini.

Wallpaper, wallsticker, HPL, multipleks, roster, sampai banyak merk cat membalut dinding perumahan kota.

Material-material ini tidak cuman ringkas, pula elok.

Tapi bagaimana kalau beberapa dari kamu masih menghendaki bata memamerkan menjadi material pengolah dinding?

Share IDEA kesempatan ini memberinya penyelesaiannya!

Memberinya Selang

Pada prakteknya, bikin skema bata memamerkan sesuai ini sama melalui langkah konservatif seperti rata-rata.

Namun yang memilah cuma pada pemberian selang di semasing penempatan bata. Butuh diawasi juga pemutusan lebar jedanya.

Lebar selang ini mesti disamakan sama ukuran bata yang diputuskan.

Buat perkara ini bata yang dipakai memiliki ukuran panjang 24 cm, lebar 12 cm, serta tebal 0,6 cm.

Bersisik

Artikel Terkait :  ukuran bata hebel
Tehnik ini cukup unik.

Bata yang rata-rata terpasang sejajar secara horizontal atau vertikal, namun kesempatan ini terpasang sama sama silang.

Maka dari itu skema bata ini serupa kulit salak yang bersisik tajam.

Skema Acak

Skema ini terpasang sama sama berbalik.

Semasing bata terpasang acak secara horizintal.

Keunikannya tampak pada permainan benjolan bata.

Kalau kamu penggemar rancangan minimalis, skema bata ini bisa wakili seleramu.

Miring

Skema ini kerap kita temui di banyak jenis dinding di beberapa rumah.

Rata-rata wujud skema ini difungsikan menjadi tempat letakkan pot-pot memiliki ukuran kecil serta berfungsi menjadi alat tumbuh tanaman rambat.

Leave a Reply